Menag Pimpin Gerakan Sejuta Pohon: Teladan Tokoh Agama dalam Pelestarian Lingkungan di Hari Bumi
Menag Pimpin Gerakan Sejuta Pohon: Teladan Tokoh Agama dalam Pelestarian Lingkungan di Hari Bumi
22 Apr 2025
91
Dalam rangka memperingati Hari Bumi pada 22 April 2025, Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Gerakan Penanaman Sejuta Pohon Matoa secara serentak di seluruh Indonesia. Inisiatif ini dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan dipusatkan di kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok. Kegiatan ini juga menandai peletakan batu pertama pembangunan Pesantren Istiqlal Internasional Indonesia.
Gerakan ini merupakan bagian dari program prioritas Kemenag yang disebut Ekoteologi, yang bertujuan meningkatkan kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai agama. Penanaman pohon Matoa dipilih karena tanaman ini cepat tumbuh, kuat, serta memiliki nilai ekologis dan ekonomis. Pada hari peluncuran, sekitar 170 ribu pohon Matoa ditanam serentak di 32 provinsi.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, yang turut hadir dalam acara tersebut, menekankan pentingnya hubungan harmonis antara manusia dan alam (hablum minal alam). Ia mengajak para tokoh agama untuk menyampaikan pesan pelestarian lingkungan dalam ceramah mereka. Pratikno juga berharap UIII dapat menjadi contoh sebagai kampus hijau yang mendukung konservasi keanekaragaman hayati Indonesia.
Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari diplomasi hijau Kemenag di tingkat global dan sejalan dengan tema Hari Bumi 2025, "Energi Kita, Planet Kita," yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.
Melalui gerakan ini, Kemenag berharap dapat menginspirasi umat beragama untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan hidup sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai keimanan.
Editor: Idil Hamzah, MA
Sumber Foto: Istimewa