Search Now!
Contact Info
Location Jl. Berlian No.1, Jatinegara, Jakarta Timur 13330, Indonesia
Follow Us
Contact Info
Location Jl. Berlian No.1, Jatinegara, Jakarta Timur 13330, Indonesia
Follow Us

Angkat Tema ‘Studying and Living Abroad’, NUO Gelar Talkshow Interaktif

Images

Angkat Tema ‘Studying and Living Abroad’, NUO Gelar Talkshow Interaktif

Authored by
Direktorat Media NUO
Date Released
09 Feb 2026
Views
4

Strategi belajar dan hidup di luar negeri menjadi topik utama dalam talkshow interaktif yang kembali digelar oleh Nasaruddin Umar Office (NUO). Kegiatan yang diselenggarakan secara daring ini merupakan bagian dari rangkaian NUO Scholarship Mentoring Program Batch 2 yang berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) dan diikuti oleh 30 peserta terpilih.

Talkshow ini memadukan pemaparan materi dengan pengalaman nyata para narasumber. Di akhir sesi, peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi secara interaktif melalui sesi tanya jawab seputar beasiswa serta tantangan melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri.

Salah satu narasumber, Samsu Alam Maddussila, S.Pd.I., M.Ed., Ph.D (Cand), membagikan perjalanan akademiknya sejak tahap awal melamar beasiswa hingga berhasil menempuh studi di Curtin University.

“Ada yang sudah punya privilege, ada juga yang benar-benar mulai dari nol. Saya termasuk yang baru mulai belajar secara serius. Dengan belajar sungguh-sungguh, saya akhirnya terpilih mengikuti program USAID di Washington bersama 23 orang lainnya. Meski santri, kita harus menunjukkan bahwa kita mampu.” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman studi di luar negeri membuka cara pandang baru dalam proses pembelajaran yang menekankan kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, dan berargumentasi. Keaktifan mahasiswa menjadi kunci utama dalam menunjang prestasi akademik.

Ia juga menyoroti tantangan akademik yang perlu dipersiapkan sejak dini, terutama bagi santri yang ingin melanjutkan studi ke mancanegara.

“Mahasiswa perlu membaca 8–10 artikel atau 3–5 book chapter. Kalau tidak membaca, akan terlihat pasif dan tidak mampu berdiskusi. Penilaian umumnya berbasis esai, bukan hafalan, melainkan adu argumen.” tambahnya.

Sementara itu, narasumber lainnya, Rania Nurul Rizqia, S.Ag., M.Sc, turut berbagi pengalaman hidup dan studi dari perspektif perempuan. Lulusan University of Edinburgh melalui beasiswa PBSB–LPDP Santri ini menyoroti pentingnya kesiapan menyeluruh sebelum, selama, dan setelah menerima beasiswa.

“Persiapan awal mencakup kelengkapan dokumen, kemampuan akademik dan bahasa, kesiapan finansial, serta mental yang perlu dibentuk sejak dini. Semua itu kemudian dituangkan dalam esai sebagai bukti kesiapan dan kontribusi kita.” ucapnya.

Rania juga mengungkap tantangan personal sebagai perempuan, mulai dari proses meminta izin orang tua hingga bertahan hidup sebagai mahasiswa di negeri orang.

“Sebagai perempuan itu butuh waktu menyesuaikan dan meyakinkan keluarga untuk mengizinkan kuliah ke luar negeri. Gagal dalam mendaftar beasiswa juga menjadikan saya berpikir kuliah ke luar negeri itu tidak mudah, tapi saya terus berusaha dan alhamdulillah saya diterima,” jelasnya.

Di akhir sesi, narasumber menyampaikan pesan motivatif bagi peserta yang tengah berjuang menghadapi proses seleksi beasiswa dan merencanakan studi lanjut jenjang S2 maupun S3, baik di dalam maupun luar negeri.

“Jangan takut berbeda, jangan takut bertanya, dan jangan takut gagal, karena dari sanalah proses belajar dimulai,” tegas Samsu Alam Maddussila, S.Pd.I., M.Ed., Ph.D (Cand).

NUO Scholarship Mentoring Program Batch 2 berlangsung selama tiga bulan, terhitung sejak 31 Januari hingga 20 April 2026. Peserta akan mendapatkan berbagai materi, mulai dari sosialisasi peluang beasiswa, penguatan potensi akademik, persiapan mental, hingga strategi penyusunan dan pengajuan aplikasi beasiswa.

Para mentor tidak hanya memberikan bimbingan teknis, tetapi juga berbagi pengalaman dan kisah hidup secara interaktif, khususnya terkait kiat lolos beasiswa nasional dan internasional untuk jenjang S2 dan S3.

Melalui NUO program ini, diharapkan para peserta memperoleh bekal awal yang bermakna untuk menapaki proses seleksi beasiswa dengan lebih percaya diri dan terarah. Informasi mengenai kegiatan NUO selanjutnya akan diumumkan melalui kanal resmi NUO.
 

Tags:
  • Share: