Search Now!
Contact Info
Location Jl. Berlian No.1, Jatinegara, Jakarta Timur 13330, Indonesia
Follow Us
Contact Info
Location Jl. Berlian No.1, Jatinegara, Jakarta Timur 13330, Indonesia
Follow Us

Lebih dari Perbedaan Keyakinan, ini Makna Toleransi Sebenarnya

Images

Lebih dari Perbedaan Keyakinan, ini Makna Toleransi Sebenarnya

Authored by
Direktorat Media NUO
Date Released
09 Dec 2025
Views
10

Masih ingat pelajaran toleransi semasa duduk di bangku sekolah? Tentang bagaimana kita menyikapi keragaman suku, budaya, dan agama yang ada di Indonesia?

Namun, apakah toleransi hanya sebatas mengenal dan memahami perbedaan kepercayaan? Nyatanya, makna toleransi jauh lebih luas daripada itu.

Misalnya, menghargai pendapat saat sedang berdiskusi, atau ketika di jalan ada yang mengalami kecelakaan dan kita segera menolongnya sebagai bentuk dari toleransi di kehidupan sehari-hari.

Untuk memahami lebih jauh tentang apa saja bentuk toleransi masa kini dan tantangan yang kita hadapi, yuk kita bahas lewat artikel di bawah ini!


Makna Toleransi yang Lebih Luas dan Contohnya

Jika dilihat lebih dalam, toleransi bukan cuma menyangkut urusan agama. Justru, toleransi tumbuh di berbagai ruang kehidupan seperti beberapa contoh di bawah ini:

1. Toleransi di ruang keagamaan dan kebudayaan

  • Menghargai waktu ibadah, misalnya mengecilkan volume musik saat adzan tiba atau ketika ada tetangga yang sedang berdoa.
  • Menghormati perayaan hari raya agama lain, tanpa harus mengubah dari keyakinan diri.
  • Menjaga keamanan rumah ibadah sebagai bentuk semangat gotong royong masyarakat Indonesia.
  • Tidak mengolok-olok agama dan budaya orang lain, baik itu secara perkataan dan perbuatan.

2. Toleransi di ruang digital

  • Menahan diri untuk tidak memberi komentar provokatif yang memancing keributan.
  • Menghindari bentuk candaan sarkas, meski sepele tapi dampaknya bisa menyinggung perasaan orang lain.
  • Menghormati privasi, seperti tidak membagikan foto atau video orang tanpa izin.
  • Memberi ruang bagi siapapun untuk berdiskusi di kolom komentar tanpa menyudutkan perasaan orang lain.

3. Toleransi di ruang politik

  • Tidak menyerang perbedaan pilihan politik yang bisa merusak kebebasan berpendapat.
  • Menjadi pendengar yang baik ketika ada perbedaan pandangan politik.
  • Tidak menyebarkan hoaks atau kabar bohong dengan memastikan informasi yang tepat.
  • Tetap menjaga hubungan baik dengan keluarga atau teman, meski berbeda pilihan politik.

Tantangan Toleransi di Masa Kini

Menjaga toleransi bukan hanya soal bersikap ramah atau menahan diri. Beberapa hal di bawah ini perlu kita pahami untuk mendukung toleransi di kehidupan sosial dan beragama:

Berkembangnya cara pandang, sikap, dan praktek beragama

Sekarang, cara orang memahami agama semakin beragam. Ada yang konservatif, ada juga yang moderat. Perbedaan cara pandang ini wajar, tapi kadang menimbulkan gesekan. Di sinilah toleransi menjadi penting sebagai alat untuk menerima perbedaan tanpa harus merendahkan.

Berkembangnya tafsir agama 

Masih di ranah keagamaan, sering muncul kecenderungan merasa tafsir sendiri adalah yang paling betul. Ketika sikap ini muncul, timbul sikap menggurui, menyalahkan, dan berujung konflik. Nilai toleransi mengajarkan kita untuk menempatkan kepentingan bersama di atas ego pribadi.

Pengaruh kepentingan ekonomi dan politik

Kadang isu keagamaan dikaitkan dengan kepentingan tertentu, misalnya ekonomi dan politik, hingga kampanye kelompok tertentu. Dampaknya, pesan agama yang seharusnya merangkul seluruh umat, jadi alat kepentingan pribadi. Untuk itu, kita harus selalu kritis, mana ajaran yang tulus dan mana ajaran yang hanya digunakan untuk kepentingan sesaat.

Toleransi bukan cuma teori, kita bisa pelajari ini dimulai dari kebiasaan kecil sehari-hari. Yuk, mulai dari diri sendiri, karena Indonesia yang damai berawal dari sikap toleransi yang saling menghargai.

Tags:
  • Share: